Laman

Jumat, 17 April 2015

Ya, Madrid ...!!!



Hidup ini pilihan!
Ah, siapa pula yang masih asing dengan kalimat itu. Tentu aku maupun kalian sudah membaca, bahkan mendengar dari beberapa orang mengenai kalimat itu. Makna kalimat yang sederhana sebenarnya, dimana kita diharuskan memilih dari berbagai macam pilihan yang tersedia, dan ketika aku membaca kuis GWP yang mengharuskan aku untuk memilih satu kota diantara banyaknya kota sedunia. Baru aku menyadari, memilih itu amatlah sulit.


 Jika mendapat pertanyaan kota mana yang ingin dikunjungi? Jawabanku seluruh kota di dunia ini tentunya. *Ah, amat serakah rupanya diriku ini. Tapi bila pertanyaan itu disisipi kata “paling” sehingga menjadi pertanyaan, kota mana yang paling ingin dikunjungi? Jawabanku ialah kota Madrid.

Jujur awalnya sama sekali tak mengerti bahwa Madrid adalah nama sebuah kota, bahkan ibu kota di salah satu negara maju yang selalu mendapat julukan Negeri Matador itu. Awal aku mengenal Madrid tentu saja dari salah satu aset terbesar kota tersebut, sepak bola.


Tempat yang pertama kali ingin aku kunjungi di Madrid ialah markas Real Madrid itu sendiri, Estadio Santiago Bernabeu. *Wajar saja untuk seorang Madridista. Membayangkan berada di tengah-tengah ribuah suporter Real Madrid yang memenuhi Estadio Satiago Bernabeu rasanya saja sudah melayang tak karuan entah kemana, apalagi bila mimpi itu benar-benar terwujud. *Ah, Bismillah.

Bila membicarakan tempat-tempat yang seharusnya aku kunjungi di Madrid, memang aku tak begitu mengetahui. Namun bila berbicara mengenai apapun yang bersangkut paut dengan Real Madrid, akan aku jawab, lumayan.

Mencari tempat-tempat yang hanya sekedar mencari tahu tanpa sebesit rasa suka ternyata amatlah hambar. Beberapa kali aku mencari tahu tempat-tempat indah yang berada di Madrid, tapi tak begitu menarik. Walau tentu saja tempat-tempat itu amatlah indah, seperti Plaza Mayor, Puerta de Alcala, Buen Retiro Park, dan tentu saja pertunjukan adu banteng (Matador, julukan bagi orang yang melawan banteng atau bullfighting). *tapi bila mendapat kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat itu, aku pasti mau.

Aku memilih kota Madrid, karena menyukai salah satu klub sepakbolanya, Real Madrid. Dan andai saja aku bisa menjadi supporter sekaligus penonton yang duduk di kursi berkapasitas sekitar 120.000 itu saja, aku amat Alhamdulillah.

Nah itulah mengapa aku mengukir nama Madrid sebagai daftar kota pertama yang paling ingin aku kunjungi. Ya, walaupun masih bermimpi untuk ke sana, tapi aku harus selalu yakin ada jalan menuju Madrid.